Forum Kajian Baiquni Cairo-Mesir

Ruang Aspirasi Anggota
 
HomePortalCalendarGalleryFAQSearchRegisterMemberlistUsergroupsLog in

Share | 
 

 “ PUNCAK PEMURNIAN DUNIA "

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
pemurniandunia



Number of posts : 1
Registration date : 2008-06-11

PostSubject: “ PUNCAK PEMURNIAN DUNIA "   Wed Jun 11, 2008 4:41 am

KELOMPOK PELAYANAN KASIH DARI IBU YANG BAHAGIA


Sekretariat: Jl. Rengas Raya no 1, Bintaro-Jakarta 12330, tlp
021-73887370







Kepada
Yth.


Bapa
Kardinal, Bapa Uskup, Romo,


Frater,
Bruder, Suster,


Bapak,
Ibu dan Saudara-Saudari seiman,


Serta
seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia


Di
seluruh Indonesia.





Salam
Damai dalam Nama Tuhan Yesus Kristus,





Pada
tanggal 24 Juli 2000 kami dari Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang
Bahagia pernah menulis surat yang ditujukan kepada Bapa Kardinal,
Bapa Uskup, para Romo, Frater, Bruder, Suster dan para Anggota
Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia di seluruh Indonesia
(terlampir).
Isi surat
itu adalah pesan-pesan Ibu Maria yang mengandung nubuat tentang
kegoncangan-kegoncangan yang akan terus menerus terjadi di Indonesia
dan di seluruh dunia. (Pesan Ibu Maria tgl. 6 Juni 2000).





Pada
surat yang sama itu dicantumkan sederetan nama tempat yang pada
kesempatan terpisah disampaikan oleh Rasul Yohanes kepada Ibu Agnes
Sawarno,
yaitu:
Jakarta, Aceh, Padang, Palembang, Bali, Bandung, Madura, Jawa,
Kalimantan, Sulawesi dan pulau-pulau lain.





Setelah
itu sering terjadi gempa bumi dan gunung meletus, tapi belum
mengakibatkan bencana besar. Jakarta misalnya pernah mengalami gempa
bumi, tetapi masih dalam skala kecil. Baru sejak tahun 2004 ada
gunung meletus yang mengakibatkan ribuan orang harus mengungsi,
seperti gunung Egon di Maumere, Flores, dan ada gempa bumi yang
berskala besar. Gempa bumi di Nabire-Papua, di Alor, NTT, di Nabire
lagi, kemudian di Aceh pada tanggal 26 Desember 2004, yang disusul
gelombang tsunami besar dengan korban yang sangat besar, yang melanda
Aceh, Nias, Malaysia, Thailand, Srilangka, India, Maladewa dan
beberapa negara di Afrika Timur, setelah itu secara berturut-turut
terjadi disekitar Jayapura, Situbondo, Sulawesi Utara, di Ujung Kulon
(walaupun dalam skala yang tidak terlalu besar), di Donggala Palu dan
terakhir di Padangsidempuan.





Pesan
Ibu Maria pada saat Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia
mengadakan doa pasrah di Gereja Katedral Kupang tanggal 15 Mei 2004,
disampaikan
“Akan
terjadi pergolakan yang cukup berat dan besar di negaramu ini, tetapi
kalau kamu bersatu dalam doa masuk dalam kepasrahan, engkau terhindar
dari segala apa yang terjadi, yang akan terjadi di negaramu ini”
dan
pada bagian lain dikatakan
“Anak-anakku
yang aku kasihi, kelaparan, menangis, pembunuhan, pertumpahan darah,
sakit, gempa, badai akan turun segera di seluruh bumi. Persiapkan
dirimu dengan baik dan bertobatlah mulai malam ini dan kembalilah
kepada Allah, supaya kamu selamat dengan peristiwa-peristiwa itu yang
akan turun ke bumi ini. Engkau tidak perlu takut! Bersyukurlah engkau
mempunyai Ibu di Surga bisa memberikan itu semua yang akan terjadi
supaya kamu siap dengan hatimu, siap dengan segala-galanya”





Pesan
Tuhan Yesus pada saat Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia
mengadakan doa pasrah di Jakarta, tanggal 16 September 2004,
disampaikan
“karena
saatnya akan tiba engkau akan mengalami penderitaan dari mereka yang
tidak mengenal Aku. Tetapi apabila itu terjadi di negaramu ini,
salib-Ku pancangkanlah di depan rumahmu”





Pada
tanggal 31 Desember 2004 Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang
Bahagia mengadakan doa pasrah di Cimahi. Pada saat itu Tuhan Yesus
menyampaikan pesan yang panjang dan berkaitan dengan bencana besar
yang baru terjadi di Aceh, akibat gempa bumi dan tsunami. Tuhan Yesus
berkata antara lain: “
Aku
datang pada malam ini untuk menyatakan dan menyampaikan kepada kamu
semua yang ada di sini, siapa yang percaya, dia selamat dalam namaKu.
Siapa yang tidak percaya atas kehadiranKu, dia akan Kuhukum bersama
dunia. Lihat, Aku telah melakukannya. Bisakah mereka selamat bersama
dunia? Tidak, anak-anakKu.





Selanjutnya
Tuhan Yesus mengatakan bahwa Dia masih akan menyediakan sedikit waktu
bagi anak-anakNya supaya mereka siap dan berjaga-jaga dalam
perjalanan hidupnya, karena Dia akan menurunkan KuasaNya untuk
menyelesaikan dunia.





Kemudian
Tuhan Yesus minta supaya Kelompok membawa anak-anakNya kembali.
kalau mereka tidak
mau, tinggalkan. Kebenaran tidak dipaksakan. Kebenaran ada ditawarkan
dan diingatkan. Kalau tidak mau, tinggalkan. Dia akan berurusan
dengan Aku. Ini perkataanKu yang benar. Tidak lagi kamu hidup
berfoya-foya dengan menurut kehendakmu, kesukaanmu bersama dunia. Aku
berkata kepadamu, sudah diambang pintu. Tunggu waktunya, nanti engkau
akan mengingat kembali apa yang sudah Aku katakan ini kepadamu.
Inilah yang Aku katakan kepadamu. Sekali lagi, siapa yang percaya,
dia selamat dalam namaKu, siapa yang tidak percaya dia akan dihukum
bersama dunia
.”




Ibu
Maria juga dalam pesan-pesannya mendorong anak-anaknya supaya jangan
takut menghadapi kenyataan sekarang ini. Dia minta: “
Di
seluruh tanah airmu ini, setiap Jumat kamu berpuasa, malam kamu
berkumpul, kamu berdoa, doa kerinduan, doa kepasrahan dan kebaikan
itu yang telah kuajarkan kepadamu
”.
Pada bagian lainnya dikatakan “
Anak-anakku
yang aku kasihi, engkau telah melihat semua apa yang terjadi di
negaramu ini. Itu sudah terjadi, dinyatakan oleh Allah, siapa yang
percaya kepada Allah, dia diselamatkan oleh Allah, tetapi siapa
percaya kepada dunia, dia akan celaka bersama dunia, karena Allah
memurnikan dunia ini
.”




Dan
pada akhirnya Ibu Maria mengajak anak-anaknya mempersiapkan diri:
Anak-anakku,
persiapkan dirimu dengan baik, karena bencana ini akan segera turun,
awal dari pemurnian nanti. Tapi kuatkan hatimu, engkau akan menang
untuk mengalahkan dunia ini. Inilah yang Kukatakan kepadamu. Jangan
ada lagi kekerasan, pertengkaran, tapi ada damai, ada sukacita dalam
dirimu maupun dalam keluargamu, dalam persaudaraan dimanapun kamu
berada
”.




Pada
Tanggal 4 Februari 2005 kembali Ibu Maria memberikan pesan-pesannya
secara lebih lugas dan tegas pada saat Doa Kerinduan di Cimahi
Bandung, akan datangnya kegoncangan yang dahsyat sebentar lagi dan
bagaimana mengantisipasi serta berdamai dengan siapapun sebagai
berikut :
“Anak-anakKu,
sebentar lagi kamu akan mengalami kegoncangan. Kegoncangan yang
dasyat..., yang akan turun ke bumi ini. Tapi jangan takut, apabila
itu terjadi diamlah kamu di rumah dan berdoa apa yang telah Kuajarkan
kepadamu. Jangan engkau lari kemana-mana. Percaya..! Kuasa Allah akan
melindungi kamu sekalian dan kamu tidak celaka dengan
peristiwa-peristiwa yang akan turun ke bumi ini karena bumi ini akan
digoncangkan oleh Allah.






Lihat!
Engkau sudah melihat, bukan saja di tanah airmu, di seluruh bumi
mengalami. Tapi saatnya akan tiba, kamu akan mengalami tiga (3) hari
kegelapan itu, maka saat-saat itulah Tuhan memurnikan dunia. Selama
tiga (3) hari Tuhan memurnikan dunia. Mana yang benar akan Tuhan
tunjukkan, mana yang salah akan Tuhan tunjukkan. Musnahlah semua yang
tidak baik yang datang dari dunia, dan kamu semua selamat dari semua
peristiwa itu.






Nanti
sebentar lagi kamu mengalami, maka Aku minta berdamai anakKu. Tidak
ada lagi didalam hatimu tidak suka, tidak suka...! Semua kamu suka,
yang kamu tidak suka menjadi suka. Mungkin melalui sikap dan tingkah
laku siapa saja yang disekitarmu yang kau tidak suka, mulai malam ini
engkau suka, engkau mencintai, engkau mendoakan, engkau mengasihi
mereka itu. Jangan menyimpan kesalahan siapapun didalam hatimu, itu
duri bagimu. Duri itu sakit, menusuk dalam kehidupanmu. Engkau akan
sakit dengan hambatan-hambatan yang tidak bisa kau selesaikan. Ini
akan terbawa nanti di saat-saat kamu mengalami peristiwa-peristiwa
itu semuanya. Anak-anakKu, jangan ingat kesalahan siapapun! Tapi
bawalah mereka dalam doamu, dalam doa kerinduan yang telah Aku
ajarkan kepadamu.



Anak-anakKu,
inilah pesanKu kepadamu. Sebentar lagi kegoncangan-kegoncangan akan
tiba di bumi ini tapi percayalah kalau engkau seutuhnya percaya
kepada Allah imanmu yang menyelamatkan. Itulah tanda kasih Tuhan yang
diberikan kepadamu karena engkau setia kepada DIA.”





Persiapan
yang baik ialah mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan oleh Tuhan
Yesus dan Ibu Maria, yaitu:




  • Puasa pada setiap hari Jumat
    kemudian diikuti dengan



  • Doa Pasrah dan Doa Kerinduan
    dalam kelompok terutama dalam keluarga,



  • Memasang Salib (tanda
    kemenangan) didepan pintu rumah kita (pada bagian luar pintu
    menghadap ke-jalan), apapun yang terjadi atau yang akan kita alami,
    kita diminta tetap setia pada Tuhan Jesus Kristus karena hanya
    Dia-lah Juru Selamat Kita,



  • Dan kalau bencana-bencana
    itu terjadi, kita diminta masuk ke dalam rumah dan berdoa doa yang
    telah diajarkan oleh Ibu Maria (Doa Kerinduan) bersama keluarga,
    maka Tuhan akan menyeelamatkan kita, hanya iman kita kepada Dia,
    yang dapat menyelamatkan kita.



  • Dimanapun selalu ada damai,
    apabila ada perselisihan terutama didalam keluarga, segera
    selesaikan, segeralah berdamai.






Sebagai
informasi tambahan, apabila Bapa Kardinal, Bapa Uskup, para Romo,
Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu dan Saudara-Saudari seiman, Serta
seluruh Anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia ingin
mengetahui lebih jelas lagi perihal Pesan-pesan Tuhan Yesus dan Ibu
Maria, dapat dibaca dengan membuka website kami
www.hatiibuyangbahagia.com
(seluruh pesan dan isi hati Tuhan Jesus dan Ibu Maria dari tahun 1995
s/d sekarang dapat dibaca pada website tersebut).





Demikianlah
hal-hal yang dapat kami sampaikan berkaitan dengan pesan dan isi hati
Tuhan Yesus dan Ibu Maria pada tanggal 31 Desember 2004 dan 4
Februari 2005 menghadapi bencana yang baru saja terjadi di ujung
barat negara kita dan yang akan terjadi lagi dalam waktu yang akan
datang. Semoga hal-hal ini mendapat perhatian dari Bapa Kardinal,
Bapa Uskup, para Romo, Frater, Bruder, Suster, Bapak, Ibu dan
Saudara-saudari seiman, serta seluruh Anggota Kelompok Pelayanan
Kasih dari Ibu Yang Bahagia di seluruh Indonesia, sehingga kita
bersama seluruh umat, lebih siap menghadapinya dan ikut
terselamatkan.






Atas bantuan dan kerjasama dalam
melayani Umat kami haturkan berlimpah terima kasih.





Semoga
Tuhan memberkati kita sekalian, dan dalam Nama Tuhan Yesus Kristus
kita pasti menang.





Jakarta,
11 Februari 2005





Hormat
kami,


Atas
nama


Kelompok
Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia





ttd

ttd


R.
Robianto Koestomo
Florence Ola Wiranata








Pembimbing
Rohani





ttd


Mgr. Isak Doera, Pr






Catatan
:



Surat
Asli tersebut ditambahkan lampiran transkrip, tetapi pada copy surat
ini tidak kami lampirkan tetapi dapat anda buka pada Pesan-pesan dan
Isi Hati Tuhan Jesus dan Ibu Maria, tgl 6 Juni 2000, 15 Mei 2004, 16
September 2004, 31 Desember 2004 dan 4 Februari2005.
Back to top Go down
View user profile
 
“ PUNCAK PEMURNIAN DUNIA "
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Castle Craig Death was "Avoidable"
» "Drop Your Disabled Kids At a Shelter" Indiana Parents Are Told
» Businessman who helped expose Nursery paedo ring has "no regrets"
» GREECE MAY HAVE IT"S CREDIT RATING TO JUNK FROM BBB-
» "The Little Coat" by Alan Buick

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Forum Kajian Baiquni Cairo-Mesir :: Dialog Pemikiran :: Isu-isu Kontemporer-
Jump to: